Langsung ke konten utama

Postingan

Target PBB Capai 32,4 Miliar

Target PBB Capai 32,4 Miliar INDRAMAYU 20/3/2013 – Pemerintah Kabupaten Indramayu pada tahun 2013 ini menargetkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan dari sektor pedesaan dan perkotaan sebesar Rp. 32.490.941.549,00. Meskipun pajak merupakan urusan pemerintah pusat, namun dalam pengelolaannya akan dialihkan sepenuhnya ke kabupaten/kota. Menurut Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKAD) Kabupaten Indramayu Drs. Rinto Waluyo, M.Pd mengatakan, penerimaan dari PBB pedesaan dan perkotaan ini selanjutnya akan diserahkan kembali ke desa/kelurahan dalam bentuk bantuan keuangan. Untuk itu sebagai pihak yang berkepentingan dengan suksesnya penerimaan PBB ini maka desa/kelurahan harus diberikan pembekalan agar dalam penerimaannya bisa sesuai dengan target yang ingin dicapai. Untuk mendukung hal itu, Rabu (20/3) pagi, DPPKAD Kabupaten Indramayu menggelar sosialisasi percepatan lunas PBB, penyerahan SPPT, DHKP, dan PBB tahun 2013 yang bertempat di Wisma Haj...

FROM JENNY KOSSA

FROM JENNY KOSSA I AM MRS JENNY KOSSA.FROM GEORGIA USA BUT LIVED IN LOME, TOGO IN WEST AFRICA,I AM A WIDOW TO LATE MR.KOSSA MOSES. I AM 59 YEARS OLD. I AM NOW SUFFERING FROM LONG TIME CANCER OF THE BREAST. FROM ALL INDICATIONS, MY CONDITIONS IS REALLY GETTING WORST AND IT IS QUITE OBVIOUS THAT I MAY NOT LIVE MORE LONG ACCORDING TO MY DOCTORS. THIS IS BECAUSE THE CANCER STAGE HAS GOTTEN TO A VERY BAD STAGE. MY LATE HUSBAND DIED LAST FIVE YEARS AND DURING THE PERIOD OF OUR MARRIAGE, WE COULD NOT PRODUCE ANY CHILD. MY LATE HUSBAND WAS VERY WEALTHY AND AFTER HIS DEATH, I INHERITED ALL HIS BUSINESS AND WEALTH. THE DOCTORS HAVE ADVISED ME THAT I MAY NOT LIVE FOR MORE THAN FIVE MONTHS. SO I NOW DECIDED TO DEVIDE THE PART OF THIS WEALTH TO CONTRIBUTE TO THE DEVELOPMENT OF THE CHURCH IN AMERICA, ASIA,AND EUROPE AND AFRICA, I SELECTED YOU AFTER VISITING THE WEBSITE AND I PRAYED OVER IT. I AM WILLING TO DONATE THE SUM OF US$3,000.000.00( THREE MILLION UNITED STATES DOLLARS) TO THE LESS P...

Wabup : “Penghasilan PNS Indramayu Belum Adil dan Layak”

Wabup : "Penghasilan PNS Indramayu Belum Adil dan Layak"               INDRAMAYU 27/2/2013 – Penghasilan para pegawai negeri di Kabupaten Indramayu masih belum adil dan layak bila dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya. Pasalnya, sampai dengan saat ini kebijakan dari Pemkab Indramayu masih berorientasi kepada pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Indramayu Drs. H. Supendi, M.Si ketika membuka Bimbingan Teknis Analisis Jabatan dan Beban Kerja di lingkungan Pemkab Indramayu, Rabu (27/2) di Ruang Ki Tinggil Setda Indramayu.             Wabup menambahkan, meskipun demikian upaya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para pegawai terus mendapatkan perhatiannya baik pegawai aktif maupun kepada para pensiunan. Akan tetapi upaya untuk meningkatkan penghasilan pegawai itu tidak boleh terlalu membebani APBD sehingga kondisi APBD Indramayu ttetap dikategorikan sehat. Saat ini kondisi SDM aparatur di...

UMKM Indramayu Terus Bertambah

UMKM Indramayu Terus Bertambah INDRAMAYU 26/2/2013 - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan penopang perekonomian bangsa. Kita bahkan tidak dapat menafikan betapa sangat besar peran UMKM dalam menekan angka pengangguran, menyediakan lapangan kerja, mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan dan membangun karakter bangsa melalui kewirausahaan. Pada pertengahan 2011, data pertumbuhan UMKM di Indonesia menunjukkan angka lebih dari 53 juta, dengan jumlah tenaga kerja terserap mencapai angka 102 juta. Hal ini semakin menunjukkan besarnya potensi UMKM dalam peningkatan kesejahteraan rakyat. Pertumbuhan UMKM di Kabupaten Indramayu menunjukkan angka yang cukup signifikan hingga akhir tahun 2011 yang lalu. Berdasarkan data Indramayu Dalam Angka 2011 yang dirilis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Indramayu tahun 2012, Jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah di kabupaten ini telah mencapai 3.517 unit usaha dengan jumlah ten...

Mengubah Tradisi Bledogan

Mengubah Tradisi Bledogan   Sungguh dilematis menghilangkan budaya kerajinan bledogan . Di satu sisi bledogan sudah menjadi mata kehidupan turun-temurun bagi sebagian masyarakat di beberepa desa di Jatibarang. Di sisi lain jika diberantas mereka kehilangan mata pencaharian dan sulit mencari pekerjaan alternatif lainnya. Beberapa tahun silam pernah mencari alternatif mengubah budaya bledogan, dengan membuat produksi kembang api. Hasilnya kurang memuaskan, hanya mampu digeluti bererapa orang saja. Masyarakat masih tetap memilih tradisi lamanya membuat bledogan yang membahayakan dan melanggar UU Darurat No. 01 tahun 1951 itu. Belakangan ini sudah ditemukan alternatif baru. Bahan baku bledogan mampu dijadikan obat pembasmi hama tikus. Bahan peledak tidak meledak lagi, tapi bila dibakar dan dimasukkan ke sarang tikus, akan keluar asap. Nah asap bahan bledogan tersebut mampu membasmi ribuan binatang hama padi dan tanaman lainnya itu. "Bahan pembami ...

Arpus, Terus Berkeliling ke Semua Pelosok Desa

Arpus, Terus Berkeliling ke Semua Pelosok Desa   Kesadaran gemar membaca masyarakat Indramayu mengalami peningkatan secara signifikan. Hal itu terbukti setiap bulan jumlah minat baca dan jumlah buku yang dipinjam mengalami peningkatan pula. Padahal belakangan ini tengah bersaing dengan media elektronika yang sudah merasuk ke pelosok pedesaan.  "Tingkat kesadaran membaca bagi masyarakat Indramayu sudah di atas 56 persen. Sementara daya sentuh perpustakaan umum terhadap lembaga pendidikan baru mencapai 12 persen," kata Drs. H. Mujahid, M.Si., Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Indramayu.  Menyikapi meningkatnya minat baca, Pemkab Indramayu telah merenovasi kantor Arsip dan Perpustakaan yang belum lama ini telah diresmikan kegunaannya. Bukan hanya merenovasi gedung, juga penambahan sarana dan prasarananya juga jumlah buku sebagai bahan bacaan telah dilengkapi sesuai kebutuhan para pembaca.  Drs. H. Mujahid mengakui meski ...

Desa Limbangan Akan Menghilang 25 Tahun Lagi

Desa Limbangan Akan Menghilang 25 Tahun Lagi   Desa Limbangan termasuk di antara lima desa di Kecamatan Juntunyuat yang secara geografis berada di lintasan pantai Laut Jawa. Secara kebetulan di daerah tersebut rawan abrasi. Setiap tahun abrasi terus menggerus pantai Limbangan. Akibat abrasi para penduduk sudah banyak yang pindah ke daerah lain. Menurut Nuradi, Kuwu Limbangan, setiap tahun sekitar 100 meter pantai Limbangan tergerus air laut. Sejak tahun 1989 sampai sekarang lahan pantai sudah menghilang sejauh 2 km-an. Dengan demikian jika tidak segera diantisipasi abrasi yang begitu ganasnya dalam waktu 25 tahun pasti akan menenggelamkan Desa Limbangan. Diakuinya, di sepanjang pantai Limbangan sudah dibangun grand water (pemecah ombak). Hanya saja sarana tersebut sudah tertimbun pasir, sehingga bila ombak datang sudah tidak mampu lagi menahan ombak dahsyat. Akibatnya lahan pantai terus menggerusnya. Karena rawan abrasi warga Desa Limbangan yang jum...