Langsung ke konten utama

Keren… 489 Pelajar SD Indramayu Tulis Mushaf Al-Qur’an


Keren… 489 Pelajar SD Indramayu Tulis Mushaf Al-Qur'an


          Keren dan luar biasa… itulah yang diucapkan sebagian besar warga masyarakat Indramayu dalam menyikapi kegiatan menulis sehari Mushaf Al-Qur'an yang dilakukan oleh 489 pelajar SD di Kabupaten Indramayu yang berlangsung Rabu, (21/09/2016) di Masjid Agung Indramayu.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Festival Tjimanoek 2016 dalam rangka untuk memeriahkan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Indramayu ke-489 tahun 2016 ini. Peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan tersebut sangat antusias dan bergembira dalam mengikutinya karena bisa bertemu dengan peserta lainnya.

Wakil Bupati Indramayu H. Supendi menjelaskan, ini merupakan kegiatan baru dari rangkaian Festival Tjimanoek dan baru dilaksanakan tahun ini. Menulis sehari tersebut sangat diapresiasi oleh para guru, orang tua, dan murid sendiri dalam mengikutinya.

"Ini bisa masuk rekor kalau kita serius, mereka sudah dibagi dalam teknis penulisannya sehingga satu anak bisa menulis satu sampai empat halaman. Di kegiatan ini juga kita bisa ukur mereka dalam bersekolah di SD dan madrasyah," tegas Supendi.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Ali Hasan mengatakan, selesai menulis mushaf Al-Qur'an ini nanti dikumpulkan dan kemudian dibukukan secara berurutan.

"Jika memungkinkan nanti akan dibukukan dan diperbanyak setelah melalui proses editing tentunya. Nanti kita lihat hasil dari tulisan pelajar SD ini," katanya.

Setelah dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Indramayu selanjutnya secara simbolis dilakukan penulisan oleh Wakil Bupati dan juga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu. DENI SANJAYA / Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu

         


Postingan populer dari blog ini

Dinkes Perketat Penjualan Pil Dextro

INDRAMAYU 28/11/2012 ( www.humasindramayu.com ) – Untuk mengurangi nyawa melayang akibat over dosis konsumsi pil dextro di Kabupaten Indramayu. Dinas Kesehatan telah menyebarkan surat edaran mengenai aturan pembelian pil berwarna kuning tersebut. "Surat edaran itu saya sebarkan ke seluruh apotek, toko obat, dan puskesmas," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Dedi Rohendi, Selasa (27/11). Dalam surat edaran itu disebutkan bahwa seluruh apotek, toko obat, maupun puskesmas untuk tidak menjual pil dextro secara sembarangan. Untuk penjualan pil dextro kepada masyarakat umum, hanya bisa maksimal sepuluh butir atau dengan resep dokter. Dedi mengakui, pil dextro merupakan obat bebas yang bisa dijual secara bebas tanpa membutuhkan resep dari dokter. Namun, mengingat banyaknya penyalahgunaan pil dexro hingga menyebabkan korban berjatuhan, maka aturan itu terpaksa diterapkan. "Jika ada apoteker yang melanggar aturan itu, maka izinnya aka...

Jembatan Pecuk Akhirnya Dibangun

INDRAMAYU 15/12/2011 ( www.humasindramayu.com ) – Harapan masyarakat di Kecamatan Arahan dan Sindang untuk memiliki jembatan akhirnya terwujud. Pemerintah Kabupaten Indramayu memastikan Jembatan Pecuk yang terletak di Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu segera dibangun. Rencana pembangunan jembatan siap digunakan masyarakat pada 2012 mendatang. Jembatan ini sempat tertunda selama tiga tahun.   Menurut Kabid Jembatan pada Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu Sutiyono mengatakan, pembangunan Jembatan Pecuk dipastikan selesai setelah Pemerintah Kabupaten Indramayu mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 4,2 miliar dari pemerintah pusat melalui APBN perubahan 2011. Dia menyebutkan, terhambatnya proyek pembangunan Jembatan Pecuk di Desa Panyindangan Kulon,Kecamatan Sindang karena minimnya anggaran. Sebab,kebutuhan untuk memenuhi rangka baja jembatan sepanjang 120 meter tidak bisa dianggarkan penuh melalui dana APBD. ...

Gapura Bukan Sekedar Pembatas Kota

Muh. Fahmi Maulana (Pemenang Lomba Gapura Perbatasan daan Desain Tugu Adipura) Gapura Bukan Sekedar Pembatas Kota   Selama ini gapura masuk suatu kota hanya sebuah tapal batas yang tanpa mengandung makna. Namun ditangan mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Jurusan Arsitektur ini mencoba dirubah dengan makna dan filosofi yang tinggi agar bukan sekedar tapal batas namun penuh dengan makna dan kebanggaan serta penuh dengan memorable ketika masuk ke wilayah Kabupaten Indramayu. Pemuda kelahiran 15 Mei 1992 ini menjelaskan, g apura yang berkonsep terbuka dan kaku bergelombang mencirikan ciri khas dan budaya asal Indramayu. Disambut dengan tulisan selamat datang berwarna emas dan di tambahkan 7 gelombang berwarna biru menjelaskan bahwa Indramayu adalah kota yang terkenal dengan pantainya. Pada desain gapura masuk Indramayu juga diberi 7 buah gelombang yang mengingatkan hari lahir Indramayu   serta ada ikon se...