Langsung ke konten utama

MTQ Membentuk Kesalehan Sosial

KEDOKANBUNDER 2/11/2012 (www.humasindramayu.com) – Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Kabupaten Indramayu tahun 2012, Kamis malam (1/11) di Kecamatan Kedokanbunder. Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Bupati Hj. Anna yang kemudian dimeriahkan dengan pesta kembang api.

 

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu mengajak masyarakat untuk gemar membaca serta memahami Al Qur'an, untuk kemudian mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

Menurutnya, MTQ bukan hanya untuk mencari juara atau prestise semata, namun yang lebih penting adalah bagaimana melakukan pembinaan dalam membaca serta memahami Al Qur'an serta mengamalkannya di kehidupan nyata.

 

"MTQ jangan diartikan sebagai perlombaan yang muaranya kalah atau menang, tetapi harus dimaknai sebagai media untuk melakukan evaluasi, sejauhmana kualitas kedekatan antara perilaku kehidupan kita dengan nilai-nilai moral yang menjadi pesan utama Al-Qur'an. Selain itu, MTQ dapat dijadikan salah satu wahana untuk menggali nilai-nilai       Al Qur'an yang bersifat universal, yang selanjutnya nilai-nilai tersebut diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya membumikan pesan-pesan Al Qur'an," katanya.

 

Orang nomor satu Indramayu itu berharap, nilai-nilai dalam Al Qur'an dapat mewarnai kehidupan masyarakat Indramayu. "Apabila kita dapat mengamalkan petunjuk dari Al Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, saya yakin akan terbentuk kehidupan yang baik di muka bumi ini, sebagaimana yang dijanjikan oleh Allah S.W.T.," tandas Hj. Anna.

 

Sementara itu Ketua Panitia MTQ ke-44 tingkat Kabupaten Indramayu, Drs. H. Susanto, BAE mengatakan, cabang yang dilombakan yakni Cabang Murotal, Tilawah, Qiroat Sab'ah, Tilawah Canet, Musabaqoh Syahril Qur'an (MSQ), Musabaqoh Khottil Qur'an (MKQ), Musabaqah Menulis Kandungan Qur'an (M2KQ), Musabaqoh Hifdzil Qur'an (MHQ) meliputi Tahfiz 1 juz, 5 juz, 10 juz, dan 30 juz.

 

Sebelumnya, dilakukan pelantikan dewan hakim MTQ oleh wakil bupati dan pawai taaruf dari 31 kafilah kecamatan yang ada di Kabupaten Indramayu. (deni/www.humasindramayu.com)

 

 

--

Kunjungi Website Kami www.humasindramayu.com Terima Kasih

Postingan populer dari blog ini

Dinkes Perketat Penjualan Pil Dextro

INDRAMAYU 28/11/2012 ( www.humasindramayu.com ) – Untuk mengurangi nyawa melayang akibat over dosis konsumsi pil dextro di Kabupaten Indramayu. Dinas Kesehatan telah menyebarkan surat edaran mengenai aturan pembelian pil berwarna kuning tersebut. "Surat edaran itu saya sebarkan ke seluruh apotek, toko obat, dan puskesmas," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Dedi Rohendi, Selasa (27/11). Dalam surat edaran itu disebutkan bahwa seluruh apotek, toko obat, maupun puskesmas untuk tidak menjual pil dextro secara sembarangan. Untuk penjualan pil dextro kepada masyarakat umum, hanya bisa maksimal sepuluh butir atau dengan resep dokter. Dedi mengakui, pil dextro merupakan obat bebas yang bisa dijual secara bebas tanpa membutuhkan resep dari dokter. Namun, mengingat banyaknya penyalahgunaan pil dexro hingga menyebabkan korban berjatuhan, maka aturan itu terpaksa diterapkan. "Jika ada apoteker yang melanggar aturan itu, maka izinnya aka...

Jembatan Pecuk Akhirnya Dibangun

INDRAMAYU 15/12/2011 ( www.humasindramayu.com ) – Harapan masyarakat di Kecamatan Arahan dan Sindang untuk memiliki jembatan akhirnya terwujud. Pemerintah Kabupaten Indramayu memastikan Jembatan Pecuk yang terletak di Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu segera dibangun. Rencana pembangunan jembatan siap digunakan masyarakat pada 2012 mendatang. Jembatan ini sempat tertunda selama tiga tahun.   Menurut Kabid Jembatan pada Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu Sutiyono mengatakan, pembangunan Jembatan Pecuk dipastikan selesai setelah Pemerintah Kabupaten Indramayu mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 4,2 miliar dari pemerintah pusat melalui APBN perubahan 2011. Dia menyebutkan, terhambatnya proyek pembangunan Jembatan Pecuk di Desa Panyindangan Kulon,Kecamatan Sindang karena minimnya anggaran. Sebab,kebutuhan untuk memenuhi rangka baja jembatan sepanjang 120 meter tidak bisa dianggarkan penuh melalui dana APBD. ...

Gapura Bukan Sekedar Pembatas Kota

Muh. Fahmi Maulana (Pemenang Lomba Gapura Perbatasan daan Desain Tugu Adipura) Gapura Bukan Sekedar Pembatas Kota   Selama ini gapura masuk suatu kota hanya sebuah tapal batas yang tanpa mengandung makna. Namun ditangan mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Jurusan Arsitektur ini mencoba dirubah dengan makna dan filosofi yang tinggi agar bukan sekedar tapal batas namun penuh dengan makna dan kebanggaan serta penuh dengan memorable ketika masuk ke wilayah Kabupaten Indramayu. Pemuda kelahiran 15 Mei 1992 ini menjelaskan, g apura yang berkonsep terbuka dan kaku bergelombang mencirikan ciri khas dan budaya asal Indramayu. Disambut dengan tulisan selamat datang berwarna emas dan di tambahkan 7 gelombang berwarna biru menjelaskan bahwa Indramayu adalah kota yang terkenal dengan pantainya. Pada desain gapura masuk Indramayu juga diberi 7 buah gelombang yang mengingatkan hari lahir Indramayu   serta ada ikon se...