Langsung ke konten utama

Bank BJB Cabang Indramayu Serahkan hadiah “Petik Hadiah”

INDRAMAYU 23/12/2011 (www.humasindramayu.com) - Penarikan undian petik hadiah Bank BJB tahun 2011 dengan total hadiah 39 unit mobil, 100 sepeda motor matik, 200 TV LCD serta grand price 1 unit sedan Mercedes Benz E-250 CGI Elegance usai
digelar. Pengundian Petik Hadiah yang telah dilangsungkan di Lapangan Pandapa Paramartha Kabupaten Kuningan, beberapa waktu lalu itu.

Pada pengundian hadiah kali ini, memperebutkan 10 unit mobil, 26 unit sepeda motor matik, 59 LCD TV serta sejumlah hadiah hiburan lainnya, sebagai hadiah untuk nasabah kantor dari Cabang Garut, Ciamis, Tasikmalaya, Sumedang, Banjar, Majalengka, Sumber, Cirebon, Kuningan, dan Indramayu.

Untuk Bank BJB Cabang Indramayu sendiri, berhasil di dapat 1 unit Honda Jazz oleh nasabah bernama Ali Akbar, serta 3 buah motor Honda Vario masing-masing didapat oleh Siti Kuni'ah, Sumiyati dan dr. Neneng Susanti. Sedangkan untuk hadiah Televisi LCD 32 inch didapat 7 nasabah lainnya.

Hadiah mobil Honda Jazz dan 3 unit motor Honda Vario, pada kesempatan
kali ini, diberikan langsung dalam penyerahan oleh Wakil Bupati Indramayu Drs H Supendi Msi yang didampingi Pemimpin Cabang Bank BJB Indramayu, Beny Riswandi serta unsur Muspida usai acara peringatan Hari Ibu ke-83 di alun-alun Pendopo Indramayu, Kamis (22/12).

Dikatakan Pemimpian Cabang Bank BJB Indramayu, Beny Riswandi bahwa dalam program undian Petik Hadiah ini, dalam rangka apresiasi terhadap nasabah sekaligus mensosialisasikan layanan Bank BJB kepada masyarakat.

"Petik Hadiah yang Bank BJB lakukan sebenarnya ingin menggugah masyarakat agar giat menabung. Dengan hadiah ini diharapkan mampu merangsang masyarakat supaya terbiasa menabung, sebab banyak manfaat yang nasabah dapatkan tatkala menabung. Selamat bagi para pemenang, dan bagi yang belum, silahkan tingkatkan saldo tabungan anda, sebab masih banyak program hadiah lainnya yang Bank BJB miliki," ajak Beny.
(deni/www.humasindramayu.com)

Postingan populer dari blog ini

Dinkes Perketat Penjualan Pil Dextro

INDRAMAYU 28/11/2012 ( www.humasindramayu.com ) – Untuk mengurangi nyawa melayang akibat over dosis konsumsi pil dextro di Kabupaten Indramayu. Dinas Kesehatan telah menyebarkan surat edaran mengenai aturan pembelian pil berwarna kuning tersebut. "Surat edaran itu saya sebarkan ke seluruh apotek, toko obat, dan puskesmas," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Dedi Rohendi, Selasa (27/11). Dalam surat edaran itu disebutkan bahwa seluruh apotek, toko obat, maupun puskesmas untuk tidak menjual pil dextro secara sembarangan. Untuk penjualan pil dextro kepada masyarakat umum, hanya bisa maksimal sepuluh butir atau dengan resep dokter. Dedi mengakui, pil dextro merupakan obat bebas yang bisa dijual secara bebas tanpa membutuhkan resep dari dokter. Namun, mengingat banyaknya penyalahgunaan pil dexro hingga menyebabkan korban berjatuhan, maka aturan itu terpaksa diterapkan. "Jika ada apoteker yang melanggar aturan itu, maka izinnya aka...

Jembatan Pecuk Akhirnya Dibangun

INDRAMAYU 15/12/2011 ( www.humasindramayu.com ) – Harapan masyarakat di Kecamatan Arahan dan Sindang untuk memiliki jembatan akhirnya terwujud. Pemerintah Kabupaten Indramayu memastikan Jembatan Pecuk yang terletak di Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu segera dibangun. Rencana pembangunan jembatan siap digunakan masyarakat pada 2012 mendatang. Jembatan ini sempat tertunda selama tiga tahun.   Menurut Kabid Jembatan pada Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu Sutiyono mengatakan, pembangunan Jembatan Pecuk dipastikan selesai setelah Pemerintah Kabupaten Indramayu mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 4,2 miliar dari pemerintah pusat melalui APBN perubahan 2011. Dia menyebutkan, terhambatnya proyek pembangunan Jembatan Pecuk di Desa Panyindangan Kulon,Kecamatan Sindang karena minimnya anggaran. Sebab,kebutuhan untuk memenuhi rangka baja jembatan sepanjang 120 meter tidak bisa dianggarkan penuh melalui dana APBD. ...

Gapura Bukan Sekedar Pembatas Kota

Muh. Fahmi Maulana (Pemenang Lomba Gapura Perbatasan daan Desain Tugu Adipura) Gapura Bukan Sekedar Pembatas Kota   Selama ini gapura masuk suatu kota hanya sebuah tapal batas yang tanpa mengandung makna. Namun ditangan mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Jurusan Arsitektur ini mencoba dirubah dengan makna dan filosofi yang tinggi agar bukan sekedar tapal batas namun penuh dengan makna dan kebanggaan serta penuh dengan memorable ketika masuk ke wilayah Kabupaten Indramayu. Pemuda kelahiran 15 Mei 1992 ini menjelaskan, g apura yang berkonsep terbuka dan kaku bergelombang mencirikan ciri khas dan budaya asal Indramayu. Disambut dengan tulisan selamat datang berwarna emas dan di tambahkan 7 gelombang berwarna biru menjelaskan bahwa Indramayu adalah kota yang terkenal dengan pantainya. Pada desain gapura masuk Indramayu juga diberi 7 buah gelombang yang mengingatkan hari lahir Indramayu   serta ada ikon se...