Langsung ke konten utama

PRESS REALESE Intern

PRESS REALES

 

Sabtu, 20 Maret 2010

 

 13.367 Siswa Ikuti Ujian Nasional

 

               Ujian nasional (UN) mulai hari Senin (22/3) mendatang digelar serentak di seluruh Indonesia, untuk pelajar tingkat SMA, SMK dan Madrasah Aliyah (MA). Di kabupaten Indramayu, tercatat sebanyak 13.367 peserta UN tahun ini, terdiri dari 5.911 siswa SMA, 5.671 siswa SMK dan 1.785 siswa MA.
               Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Indramayu, Drs H Odang Kusmayadi MM menjelaskan, jadwal ujian untuk tahun ini memang lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya yang biasanya digelar pada April. Hal ini karena jadwal ujian tahun ini dibagi dua tahap, yakni ujian utama dan ujian ulangan atau susulan. Ujian ulangan atau susulan akan diberikan kepada pelajar yang tidak lulus saat ujian utama. Ujian utama dilaksanakan Senin (22/3) hingga Jumat (26/3). Sedangkan ujian ulangan atau susulan akan dilaksanakan pada 10 hingga 14 Mei 2010.
               Dalam UN kali ini ada enam mata pelajaran yang akan diujikan. Mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama hingga hari ketiga, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Setelah itu, mata pelajaran yang diujikan disesuaikan dengan jurusan atau jenis sekolah.
               Peserta ujian nasional akan dinyatakan lulus jika memiliki nilai rata-rata minimal 5,5 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya. Khusus untuk sekolah menengah kejuruan, nilai mata pelajaran praktik kejuruan minimal 7 dan digunakan untuk menghitung rata-rata UN.
               Odang menambahkan, pelaksanaan UN tahun ini juga diawasi secara ketat oleh tim pengawas independen dari perguruan tinggi. Sementara dalam pendistribusian soal juga dijaga ketat petugas kepolisian, untuk menghindari kemungkinan terjadinya kebocoran soal.(dens/humasindramayu)
 

 

                                                

                                                                  Kepala Bagian Humas dan Protokol

                                   Setda Indramayu

 

 

             

 

                                ADE SUHAYATI, SH. M.Si

                                  Penata Tingkat I

                               NIP. 196908291995032003

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Postingan populer dari blog ini

Dinkes Perketat Penjualan Pil Dextro

INDRAMAYU 28/11/2012 ( www.humasindramayu.com ) – Untuk mengurangi nyawa melayang akibat over dosis konsumsi pil dextro di Kabupaten Indramayu. Dinas Kesehatan telah menyebarkan surat edaran mengenai aturan pembelian pil berwarna kuning tersebut. "Surat edaran itu saya sebarkan ke seluruh apotek, toko obat, dan puskesmas," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Dedi Rohendi, Selasa (27/11). Dalam surat edaran itu disebutkan bahwa seluruh apotek, toko obat, maupun puskesmas untuk tidak menjual pil dextro secara sembarangan. Untuk penjualan pil dextro kepada masyarakat umum, hanya bisa maksimal sepuluh butir atau dengan resep dokter. Dedi mengakui, pil dextro merupakan obat bebas yang bisa dijual secara bebas tanpa membutuhkan resep dari dokter. Namun, mengingat banyaknya penyalahgunaan pil dexro hingga menyebabkan korban berjatuhan, maka aturan itu terpaksa diterapkan. "Jika ada apoteker yang melanggar aturan itu, maka izinnya aka...

Jembatan Pecuk Akhirnya Dibangun

INDRAMAYU 15/12/2011 ( www.humasindramayu.com ) – Harapan masyarakat di Kecamatan Arahan dan Sindang untuk memiliki jembatan akhirnya terwujud. Pemerintah Kabupaten Indramayu memastikan Jembatan Pecuk yang terletak di Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu segera dibangun. Rencana pembangunan jembatan siap digunakan masyarakat pada 2012 mendatang. Jembatan ini sempat tertunda selama tiga tahun.   Menurut Kabid Jembatan pada Dinas Bina Marga Kabupaten Indramayu Sutiyono mengatakan, pembangunan Jembatan Pecuk dipastikan selesai setelah Pemerintah Kabupaten Indramayu mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 4,2 miliar dari pemerintah pusat melalui APBN perubahan 2011. Dia menyebutkan, terhambatnya proyek pembangunan Jembatan Pecuk di Desa Panyindangan Kulon,Kecamatan Sindang karena minimnya anggaran. Sebab,kebutuhan untuk memenuhi rangka baja jembatan sepanjang 120 meter tidak bisa dianggarkan penuh melalui dana APBD. ...

Gapura Bukan Sekedar Pembatas Kota

Muh. Fahmi Maulana (Pemenang Lomba Gapura Perbatasan daan Desain Tugu Adipura) Gapura Bukan Sekedar Pembatas Kota   Selama ini gapura masuk suatu kota hanya sebuah tapal batas yang tanpa mengandung makna. Namun ditangan mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Jurusan Arsitektur ini mencoba dirubah dengan makna dan filosofi yang tinggi agar bukan sekedar tapal batas namun penuh dengan makna dan kebanggaan serta penuh dengan memorable ketika masuk ke wilayah Kabupaten Indramayu. Pemuda kelahiran 15 Mei 1992 ini menjelaskan, g apura yang berkonsep terbuka dan kaku bergelombang mencirikan ciri khas dan budaya asal Indramayu. Disambut dengan tulisan selamat datang berwarna emas dan di tambahkan 7 gelombang berwarna biru menjelaskan bahwa Indramayu adalah kota yang terkenal dengan pantainya. Pada desain gapura masuk Indramayu juga diberi 7 buah gelombang yang mengingatkan hari lahir Indramayu   serta ada ikon se...